Pantunmerupakan syair lama yang banyak dikenal dan disukai oleh masyarakat Tanah Air. Dengan berpantun, kamu bisa merasa terhibur, senang, atau seperti dinasihati. Pantun pun dikenal luas di masyarakat Jawa. Pantun dalam bahasa Jawa disebut sebagai parikan.
Bahasakesehariannya,orang Madura memiliki logat bahasa yang cukup unik dan berbeda dengan lainnya,yaitu terdapat Pantun Lucu Bahasa Madura Dan Artinya. Tapanuli
Berikutadalah kumpulan beberapa pantun Batak Karo, Umpasa Batak Karo, atau Uppasa Batak Karo, yang dilantunkan dalam Bahasa Karo atau Cakap Karo: Tantan Siring Ertali-tali. Kujaka-jaka Alu Batang Buluh. Nde Tigan, Nde Iting Si Metami. Apai Kam Duana Si Rutang Pusuh. Belo Persentabin Jabu Benana. Kuta Budaya Si Kuta Lingga.
Yukkita lihat quotes Batak terbaru berikut ini : 1. Aha na dihalomohon roham dibahen donganmu tuho, ulahon ma songoni tu donganmu. Quotes Nasehat. 2. Martahuak manuk ditoruni bara ruma, napantun marnatoras ido halak namartua. Artinya: Ayam berkokok di kolong rumah, yang sopan kepada orangtua adalah orang yang berbahagiah. Kutipan Batak.
Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s. Pantun nasehat adalah puisi lama yang berisi imbauan atau anjuran pada masyarakat. Baris ketiga dan keempat pantun nasihat berisi pesan moral dan didikan. Pantun nasehat disampaikan sebagai petuah dan pelajaran hidup positif. Pantun ini bisa disampaikan pada orang tua ke anak, guru ke siswa, sesama teman, dan acara kebudayaan. Selain pantun nasehat, ada juga pantun agama yang memberikan pesan moral dan anjuran perintah agama. Pantun nasehat agama memegang nilai dan prinsip agama tertentu. Isi pesan umumnya berisi perbuatan baik dan melaksanakan ibadah. Contoh Pantun Nasehat Mengutip dari buku Pantun Nasehat Buku Pintar Majas, Pantun, dan Puisi karangan Ulin Nuha Masruchin, berikut contoh pantun Nasehat. Raja gagah lagi saktiLaksamana pergi berperangSupaya tidak sesal di hatiJanganlah kena perdaya orang Pergi mendaki Gunung DaikHendak menjerat kancil dan rusaBergotong-royong amalan yang baikElok diamalkan setiap masa Pinang muda dibelah duaManik-manik mati dirempuh Dari muda sampai ke tuaPengajaran baik jangan diubah Tegak-tegak cocokkan pancangPasang bendera bunyikan tabuh Agak-agak mengatai orang Supaya cedera jangan tumbuh Batang ketumbar dahan-dahanKelapa jatuh ke tepi bangsalBiarlah sabar dengan perlahanSiapa gopoh nanti menyesal Kayu bakar dibuat arangArang dibakar memanaskan diriJangan mudah menyalahkan orangCermin muka lihat sendiri Lepas di jemur baju dilipat Disimpan dalam almari lamaJangan kita tinggalkan sholat Karena sholat tiang agama Ke restoran membeli makanPerginya bersama sang istriPerintah Tuhan ayo kerjakanLarangan Tuhan ayo jauhi Pulau Sumatra pulau Kalimantan Pulau Bali pulau Sumba Shalat lima waktu ayo tegakkanTiang agama nan utama Membeli beras ke Mang DulohMembeli semen ke Mang OmatIman dan takwa kepada AllahKunci bahagia dunia akhirat Beli bensin satu tangki Bensi dibeli oleh Mak RosaBersihkan hati dari dengkiSucikan raga dari dosa Buah apel buah stroberiDibawa ke pasar pakai keranjangPerbaiki dulu diri sendiriJangan malah menghujat orang Ayahku seorang petaniPunya sawah punya ladangMari belajar hari iniAgar masa depan lebih gemilang Rusa kecil diam terkurungKurang makan kurang minumCari ilmu jangan murungCerialah selalu banyak tersenyum Pantun Nasehat dan Maknanya Walau hati sedang bingungJangan lupa merasa susahWalau ilmu setinggi gunungTak diamalkan apa gunanya Pesta kecil makan-makanSemua hadiah dipersembahkanIlmu yang ada diamalkan Niscaya akan ditambahkan Ada cambuk ada cemetiTerasa sakit kalau dipukulkanJaga akhlak budi pekertitabiat buruk ayo hilangkan Seorang lelaki dipanggil AbahPunya anak bernama MujiSikap serakan biasang musibahRendah hati akhlak terpuji Banyak sawah di dusun SodongBanyak kebun di dusun KolakaJadi orang jangan suka bohongKarena dusta bikin celaka Pergi ke sungai menangkap ikanMenangkap ikan memakai jalaMari bantu yang membutuhkan Semoga Allah berikan pahala Siang hari ke rumah makan Rumah makan milik bu IrohShalat lima waktu ayo kerjakanBiar diri disayang Allah Pulang kampung hari SelasaPulangnya naik kapal laut Mari beramal selagi bisaSebelum ajal datang menjemput Kalau kancil sedang dikejarIa lari ke tengah pasarKetika kecil rajin belajarAkan pandai di waktu besar Tahukah kamu buah kemumuJenis mangga untuk jamuGiat belajar menuntut ilmuBelajar di sekolah tak pernah jemu Naik gunung melihat kabutWalau lelah terasa seruDi kelas jangan ributHarap tenang dengarkan guru Pisau sembilu banyak gunanyaUntuk mengiris daging dombaHatiku selalu merasa bahagiaKalau bisa belajar bersama Hujan berhenti angin berlaluTerang kembali langit biruJangan suka malu-maluKalau diperintah guru Keliling desa naik delman Masa indah elok dikenangDi sekolah banyak temanHati gembira sangat senang Pantun Nasehat Agama Berambut indah yang memutih Berkantong amalan yang nestapaBersujud pada sang pengasihMohon ampunkan segala dosa Anak malu marilah baik dipikirDunia di langkah pasti berakhirKepada Allah jikalau mungkirMaka kafirlah menjadi kafir Anak malu bertahta nistaPesona batu minyak berdosaTidak perlu berkata dustaKarena itu memperbanyak dosa Dimakan si buah manggaBuah mangga dikupas bersihTidaklah akan memasuki surgaOrang yang memutuskan hubungan kasih Langit indah sungguh cerahUdara segar terasa di hirupKepada Allah kita ibadahSandaran kita selama hidup Kalau peranan jadi tuntutan Kenapa pimpinan dilupakanKalau Al Quran jadi pedomanKenapa pacaran dilakukan Bersedekah tuntunan IslamDalam surat Al Quran dituliskan Sungguh indah pemandangan alamLihat pegunungan penuh penghijauan Duka tersentak renggut ceriaSelaksa tanya bantah problema Ketika jejak di sudut usiaTersisa hanya sebuah nama Balut luka pakai perbanPerban bagus tutupi lukaMari kita kuatkan imanGapai ridha dari Sang Maha Ada beruang ada pandaSedang makan di tengah hutanIslam bersemayam di dadaMenjadi insan kuat iman Sebelah kanan warung UcupSebelah kiri warung TarwaAyo cari bekal hidupBekal utama adalah takwa Pulang mengaji pergi ke kobongDi dalam kobong ada dipanJadi orang jangan sombongSombong itu temannya setan Gelas air di atas nampanAir teh untuk sang UwaPuasa Ramadhan ayo kerjakanRaih pahala gapai takwa Hati tertekan curam bahagiaHidup sirnalah membentuk laraAbadi bukanlah didalam duniaHidup hanyalah tuk sementara
Dalam menjalani hidup, kamu memang membutuhkan nasehat dari orang lain supaya bisa menjalani hidup dengan lebih baik. Selain perkataan langsung, wejangan bisa didapatkan dari membaca pantun nasehat dan maknanya. Kalau penasaran, lebih baik kamu baca selengkapnya pada artikel kamu masih menempuh pendidikan di sekolah, pasti tidak asing dengan pantun, kan? Ada banyak sekali macam-macam pantun, di antaranya pantun jenaka, teka-teki, nasehat, dan masih banyak lagi. Nah dalam artikel ini, kamu akan membaca beberapa contoh pantun nasehat dan maknanya yang bisa diterapkan dalam kehidupan kamu yang sudah lupa, tidak ada salahnya untuk me-refresh ingatanmu tentang apa itu pantun dan ciri-cirinya. Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia. Ciri-cirinya adalah setiap bait memiliki empat baris yang terdiri dari 8–12 suku kata, bersajak a-b-a-b, baris pertama dan kedua merupakan sampiran, serta baris ketiga dan keempat adalah itu, pengertian pantun nasehat adalah pantun yang berisi ajakan untuk berbuat kebaikan atau wejangan untuk menjalani hidup dengan baik. Biasanya, nasehat tersebut berkisar mengenai pendidikan, nilai moral, menjaga lingkungan, dan masih banyak tentunya sudah tidak sabar lagi untuk membaca berbagai contoh pantun nasehat dan maknanya, kan? Kalau begitu, langsung saja simak selengkapnya di bawah ini, ya! Selamat membaca! Kumpulan Pantun Nasehat tentang Hidup 1. Saling Tolong Menolong Satu titik dua koma Mata terpejam dengan lena Suka menolong sesama Pastilah hidupmu jadi bermakna Pernah tidak kamu berpikir kenapa harus tinggal berdampingan dengan orang lain? Salah satu alasannya tak lain dan tak bukan, yaitu karena manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dan tidak dapat hidup sendirian. Nah, di dalam kehidupan bermasyarakat, kamu tentunya tidak boleh acuh terhadap sesama. Terlebih lagi untuk mereka yang sedang kesusahan dan membutuhkan bantuan. Seberapa kecil bantuanmu pasti akan sangat berarti bagi mereka. Dengan menolong orang lain akan semakin membuat hidupmu menjadi berarti, tepat seperti yang tertulis dalam contoh pantun nasehat beserta maknanya ini. 2. Berlaku Jujur Pergi ke toko membeli kain Kena air kainnya basah Kalau kamu jadi pemimpin Harus berlaku jujur dan amanah Menurut data dari tahun 2018, Indonesia menduduki peringkat negara paling korup ke 96 dari 180 negara. Itu artinya di negara ini masih banyak pemimpin dan pejabat yang tidak jujur dan amanah dalam mengemban tugas dari rakyat. Padahal sebelum menduduki jabatan tersebut, mereka melakukan berbagai cara untuk merebut simpati rakyat dengan janji-janji manis untuk menyejahterakan semuanya. Nyatanya, mereka malah berlomba-lomba untuk menyejahterakan diri sendiri setelah terpilih. Nah, jika suatu hari nanti kamu menjadi pemimpin, ada baiknya kamu ingat selalu contoh pantun nasehat dan maknanya ini. Ketika kamu sudah dipercaya oleh orang banyak, jangan sampai mengecewakan mereka. 3. Nilailah dari Hati Buah salak enak rasanya Serat tanda pohon berduri Orang galak seram rupanya Tampang saja bukan di hati Kamu pasti sudah pernah mendengar peribahasa yang berbunyi “jangan melihat buku dari sampulnya saja,” bukan? Peribahasa tersebut sejalan dengan contoh pantun nasehat dan maknanya ini. Bahwasanya, kamu tidak boleh melihat orang dari luarnya saja. Hal tersebut dikarenakan tidak semua orang yang ganteng atau cantik pasti mempunyai hati dan perilaku yang baik pula. Begitu pula dengan orang mempunyai muka atau pembawaan sangar, belum tentu mereka adalah orang jahat. Jadi, jangan terburu-buru menilai orang kalau kamu tidak terlalu mengenalnya. Baca juga Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara untuk Menghibur Harimu 4. Teruslah Belajar Buah durian buah jambu Lebih enak lagi buah duku Teruslah tambah wawasannu Dengan belajar dan baca buku Ketika telah menyelesaikan pendidikan formal, kamu mungkin berpikir bahwa waktumu untuk belajar sudah selesai. Padahal, kenyataannya tidaklah seperti itu. Lihat saja, perkembangan teknologi kian hari makin bertambah canggih. Kalau tidak mau ketinggalan, salah satu cara untuk menambah wawasanmu adalah dengan membaca buku, tepat seperti contoh pantun nasehat dan maknanya di atas. Belajar sebenarnya tidak hanya dilakukan di sekolah saja, tapi dari kehidupan sehari-hari pun bisa. Apalagi jika kamu ingin mempelajari ilmu hidup, mungkin hanya sebagian kecil saja yang didapatkan dari sekolah. Selama masih hidup, manusia akan terus belajar dan belajar. Maka dari itu, jangan lelah untuk belajar untuk memperbaiki kualitas diri. 5. Berhematlah Siapa tahu Subang Jaya Kota kecil di utara Untuk apa berfoya-foya Bila tua jadi sengsara Apakah kamu setuju dengan contoh pantun nasehat dan maknanya ini? Harusnya iya, karena pantun tersebut mengingatkan kita untuk tidak terlalu boros sehingga bisa menabung untuk masa depan. Saat sudah mempunyai penghasilan sendiri, membeli sesuatu untuk memanjakan diri memang tidak salah. Namun, alangkah lebih baik jika kamu tidak lupa untuk menyisihkannya. Hal ini dikarenakan kamu tidak akan tahu kebutuhan mendesak apa yang harus dipenuhi di masa depan nanti. Jadi, ada baiknya kamu menyiapkannya dari sekarang. Contoh Pantun Nasehat untuk Taat Beribadah 1. Rajinlah Sembahyang Kemumu di dalam semak Jatuh sehelai selarasnya Meski ilmu setinggi tegak Tak sembahyang apa gunanya Saat membaca contoh pantun nasehat dan maknanya ini, mungkin kamu akan sedikit bingung. Singkatnya, sepintar apa pun di dunia ini, jika kamu tidak beribadah maka akan sia-sia saja. Kenapa bisa begitu? Alasannya adalah kepandaian yang kamu punyai saat ini hanya digunakan di dunia saja. Jika kamu terus memupuk kepandaianmu, tapi tidak diimbangi dengan memenuhi kebutuhan rohani maka akan menjadi sia-sia. Kalau kamu orang yang beriman, tentu tahu kalau setelah ini akan ada kehidupan abadi yang menantimu, kan? Nah, bekal untuk kehidupanmu nanti itu bukan berasal dari kepandaianmu, melainkan dari ibadah dan amal perbuatanmu. 2. Siapkan Bekal Dua tiga empat lima Enam tujuh delapan sembilan Kita hidup tak akan lama Jangan lupa siapkan bekalan Pantun nasehat dan maknanya yang satu ini mungkin masih berhubungan dengan contoh pantun sebelumnya. Yang dimaksud dengan perbekalan dalam salah satu contoh puisi nasehat dan maknanya di atas adalah ibadah dan perbuatan baikmu selama di dunia. Coba sekarang kamu pikirkan, sudahkah kamu berbuat baik untuk sesamamu? Sudahkah kamu beribadah dengan rajin dan mengamalkan ajaran agama dengan baik? Kalau dalam hati kamu menjawab belum, ada baiknya kamu mulai menata diri dari sekarang. Ingatlah, kehidupan di dunia ini hanya sementara, jadi jangan terpaku hanya pada kehidupan duniawimu saja. 3. Bersedekahlah Jikalau nanti berjumpa jalak Janganlah lupa diberi makan Jikalau nanti beruang banyak Janganlah lupa disedekahkan Tampaknya, contoh pantun nasehat dan maknanya ini sudah sering kamu dengar, bukan? Pada ajaran agama apa pun, bagi yang sudah mempunyai penghasilan sendiri diwajibkan untuk bersedekah. Perlu kamu tahu bahwa ada banyak sekali alasan dan kebaikan dalam bersedekah. Salah satunya adalah untuk mendapatkan kelapangan rezeki. Pada setiap penghasilan yang kita terima, ada hak orang lain yang membutuhkan yang dititipkan kepada kita. Selain itu, dengan bersedekah, kamu tentunya mendapatkan pahala karena bisa membantu meringankan beban orang lain. Lantas, sudahkah kamu bersedekah hari ini? 4. Percaya Saja Pisau tak akan tajam selalu Karena itu harus diasah Tuhan tak akan meninggalkanmu Di saat engkau kena masalah Pernah tidak kamu melihat situasi di mana seseorang dikelilingi oleh banyak orang ketika sedang berjaya, tapi ketika dia sedang terpuruk tak ada seorang pun yang membantunya? Atau kamu malah pernah mengalaminya sendiri? Memang, kamu tidak bisa menaruh harapan yang besar terhadap manusia karena mereka bisa meninggalkanmu kapan pun itu. Tapi, ada satu orang yang tidak akan pernah meninggalkanmu, yaitu Tuhan. Maka dari itu, jika kamu sedang menghadapai masalah, berdoalah mohon petunjuk dan kekuatan pada-Nya supaya kamu lebih kuat untuk menghadapinya. 5. Membaca Alquran Bunga mawar bunga melati Kala dicium harum baunya Banyak cara sembuhkan hati Baca Alquran paham maknanya Apakah kamu pernah merasa berada pada titik terendah dalam hidupmu? Kamu mungkin sudah melakukan berbagai cara agar merasa lebih baik, tapi sepertinya tak ada yang berhasil. Mungkin kamu melewatkan satu hal, yaitu membaca kitab suci agamamu. Di sana, terdapat banyak sekali ayat-ayat penyejuk untuk kamu yang sedang mengalami permasalahan. Siapa tahu kamu akan menjadi lebih tenang setelah membacanya. Baca juga Cerita Cinta Sepasang Kekasih yang Romantis dan Bikin Baper Pantun Nasehat tentang Cinta 1. Cinta Buta Indah memang batu permata Dikalungkan bagaikan genta Jika engkau jatuh cinta Ibarat orang bermata buta Kata-kata “cinta itu buta” tentu sudah sering kamu dengar, kan? Selain diucapkan, kata-kata tersebut juga begitu familiar karena sering muncul pada lagu-lagu cinta. Wajar saja sih kalau orang menyebut cinta itu buta. Pasalnya, banyak orang rela melakukan apa saja untuk membuat orang yang dicintainya bahagia. Meskipun terkadang perasaan tersebut hanya bertepuk sebelah tangan dan dia hanya dimanfaatkan saja. Dari contoh puisi nasehat dan maknanya di atas, kamu bisa belajar bahwa mencintai seseorang dengan tulus itu memang sudah selayaknya, tapi jangan sampai membuatmu menjadi buta. 2. Tak Peduli Jarak Air arak diharamkan Karenanya banyak nyawa melayang Meskipun jarak memisahkan Semua itu bukanlah penghalang Tidak semua orang bisa beruntung bertemu dengan kekasihnya setiap waktu. Karena tuntutan pendidikan atau pekerjaan, banyak pasangan harus rela dipisahkan oleh jarak. Tapi tak apa, mereka menyadari bahwa pengorbanan memang perlu dilakukan untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik. Bagi kamu para pejuang LDR, tetap semangat, ya! Seperti salah satu contoh puisi nasehat dan maknanya di atas bahwa jarak memang bukanlah menjadi sebuah halangan untuk cinta kalian. Yang terpenting kalian harus setia untuk menjaga komitmen dalam hubungan cinta tersebut. 3. Bijaksana dalam Memilih Baju pengantin memakai renda Duduk berjajar sebaris lima Cantik memang buat tergoda Namun pilihlah karena agama Dari mata turun ke hati, sepertinya pepatah tersebut sejalan dengan pantun nasehat dan maknanya di atas. Saat tertarik dengan seseorang, kebanyakan orang pasti melihat fisiknya terlebih dahulu, kan? Setelah itu baru kepribadian dan yang lainnya. Nah selain kepribadiannya, ada hal-hal lain yang perlu kamu pertimbangkan. Salah satunya adalah rajin tidaknya calon pasanganmu dalam beribadah. Disadari atau tidak, pasanganmu nanti juga akan mempengaruhi apakah kamu akan menjadi semakin dekat dengan Tuhan atau malah menjauhkan. Baca juga Kumpulan Puisi Singkat tentang Ibu yang Membuatmu Rindu untuk Pulang 4. Jangan cuma Lucu Pergi ke pasar membeli susu Rasanya enak tidak seperti jamu Tak cuma pilih yang pandai melucu Tapi harus yang serius denganmu Seperti apa, sih, kriteria pasangan yang kamu idam-idamkan? Apakah yang pintar dan berwibawa? Atau yang humoris dan bisa mencairkan suasana? Memang tidak salah kalau kamu menginginkan pasangan yang humoris karena dapat membuat harimu menjadi lebih berwarna karena banyolannya yang lucu. Namun, pria yang humoris terkadang dicap sebagai orang yang tidak bisa diajak serius. Nah, kalau ini menyangkut hubungan kalian, sebaiknya kamu pastikan lagi, deh. Kalau kamu cuma dibuat bercandaan, nggak lucu, kan? 5. Patah Hati Jalan-jalan mengendarai lamborghini Melihat-lihat keindahan kota tua Betapa menderitanya hidup yang sebentar ini Jika hanya berlarut-larut dalam pedihnya cinta Ketika kamu menjalin sebuah hubungan dengan seseorang, akan ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Kemungkinan yang pertama adalah bisa bersama hingga tua dan pilihan yang lain, yaitu harus putus di tengah jalan. Nah, kalau kamu kebetulan sedang mengalami kemungkinan yang kedua, tetaplah bersemangat dalam menjalani hidup. Merasa kecewa dan sedih itu memang hal wajar, yang membuatnya tidak wajar adalah jika kamu terus menerus meratapinya. Kalau memang bukan jodoh, sekuat apapun kamu mengusahakan, pada akhirnya kalian juga tidak akan bisa bersama. Terima hal tersebut dengan lapang dada, ingatlah suatu hari nanti kamu pasti akan menemukan orang yang lebih baik darinya. Baca juga Contoh Cerpen Singkat untuk Renungan Hidup Pantun Nasehat tentang Menghormati Orangtua 1. Ibu Benang putih panjang sekilan Perahu berlayar dengan mualim Kasih ibu sepanjang jalan Tak pernah surut tak bermusim Sejak kecil, kamu tentu sudah dididik untuk menghormati orangtua, terutama ibu. Selama sembilan bulan ibu mengandung dan bertaruh nyawa untuk melahirkanmu ke dunia. Kalau kamu belum menjadi seorang ibu, mungkin tidak akan pernah tahu betapa berat perjuangannya itu. Setelah kamu lahir ke dunia, tugasnya belum selesai. Dengan penuh kasih sayang kamu dididik hingga dewasa dan tetap memaafkanmu meskipun kamu sering menyakiti hatinya. Seperti pantun nasehat dan maknanya di atas yang menegaskan bahwa kasih seorang ibu tak akan pernah berakhir. Kamu mungkin tidak bisa membalas semua kasihnya, maka dari itu salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah menghormatinya. 2. Jangan Suka Membantah Di tepi kali saya menyinggah Menghilang penat menahan jerat Orang tua jangan disanggah Agar selamat dunia akhirat Saat kita beranjak dewasa, bertengkar dengan orangtua terkadang menjadi hal yang tidak bisa dihindarkan. Di satu sisi, orangtua ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Namun di sisi lain, sang anak mempunyai pemikiran sendiri untuk hidupnya yang biasanya jauh bertentangan dengan apa yang diharapkan oleh orangtua. Kalau kamu sedang mengalami hal seperti itu, sebaiknya bicarakanlah baik-baik dengan orangtuamu agar bisa menemukan titik tengah. Bukannya bermaksud menyanggah, hanya saja kamu mempunyai hak untuk mengutarakan pendapatmu, kok. Walau bagaimanapun juga, yang menjalani konsekuensi dari pilihanmu adalah dirimu sendiri, bukan orangtuamu. Maka dari itu, contoh pantun nasehat dan maknanya di atas untuk tidak menyanggah orangtua memang bagus, tapi jangan dicerna mentah-mentah begitu saja, ya. 3. Kasih Orangtua Tanpa garam masakan tiada rasa Kalau hambar tak nikmat dimakan Kasih ibu sepanjang masa Kasih ayah sepanjang jalan Apa yang kamu pikirkan saat membaca pantun nasehat dan maknanya di atas? Apakah kamu jadi membayangkan perjuangan mereka untuk membesarkanmu selama ini? Apalagi jika tidak lagi tinggal dengan ayah dan ibu, bisa jadi kamu jadi merasa rindu terhadap mereka. Memang benar apa yang tertulis pada puisi di atas bahwa kasih orangtua tidak akan ada habisnya untuk anak-anak. Dengan sekuat tenaga, mereka mengusahakan segala keperluan sang anak agar bisa terpenuhi, bahkan terkadang mereka mengesampingkan kebutuhannya sendiri. Untuk itu, jika kamu sukses suatu hari nanti, jangan lupa untuk membahagiakan mereka, ya! 4. Bahagiakan Orangtua Ke pasar membeli ikan tuna Bila dimasak sedap rasanya Selagi orangtua masih ada Jangan berlaku sia-sia Kamu tentu sering melihat tayangan di TV atau membaca di koran mengenai orangtua yang harus bekerja di usia senja karena ditelantarkan oleh anak-anaknya. Rasanya miris sekali, bukan? Bagaimana mungkin seorang anak tega membiarkan orangtua yang telah mengasuh dan merawatnya dari kecil begitu saja. Kamu jangan seperti itu, ya! Sedari kecil kamu sudah dirawat dengan penuh kasih sayang. Nah, sudah sepantasnya jika ketika kamu dewasa membalas kebaikan orangtua kita, bukannya malah menyia-nyiakan mereka. Tepat seperti apa yang ditulis pada pantun nasehat dan maknanya di atas. 5. Jangan Durhaka Jalan-jalan ke Selat Malaka Kaki tersandung jadilah luka Sekali saja kita durhaka Tuhan pun pasti akan murka Kamu sudah pernah membaca dongeng nusantara yang berjudul Malin Kundang, bukan? Dalam cerita tersebut, seorang anak laki-laki bernama Malin Kundang terus menerus menyakiti hati ibunya sehingga dia dikutuk menjadi batu. Dia memang merasa sangat menyesal, tapi semuanya sudah terlambat dan tidak bisa diperbaiki lagi. Kamu tentu tidak mau menjadi anak yang seperti itu, kan? Di dunia nyata, kutukan menjadi sebuah batu memang tidak akan pernah terjadi. Tapi, hal tersebut bisa terwujud dalam hal lain seperti seret mendapatkan rezeki, selalu ditipu oleh orang lain, usaha bangkrut, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, kamu harus ingat isi pantun nasehat dan maknanya di atas. Jangan durhaka dengan orangtua jika ingin hidupmu dipenuhi dengan berkah. Baca juga Yuk, Baca Kumpulan Puisi Roman Picisan yang Bikin Baper di Sini! Pantun Nasehat untuk Anak Sekolah 1. Segera Kerjakan Buah duku buah durian Lebih enak buah semangka Dapat tugas segera kerjakan Jangan suka menunda-nunda Apakah kamu adalah salah satu orang yang sering menunda-nunda pekerjaan? Kalau iya, sebaiknya kamu menerapkan wejangan dari salah satu contoh pantun nasehat dan maknanya yang tertulis di atas. Sering kali jika merasa masih mempunyai banyak waktu, kamu mungkin menjadi bermalas-malasan dan berpikir bahwa tugasmu masih bisa dikerjakan nanti saja. Tapi nyatanya, kamu terlalu asyik bermalas-malasan, lalu akhirnya mengerjakan tugas asal-asalan karena waktunya ternyata sudah mepet. Nah, supaya hal tersebut tidak terjadi berulang kali, ada baiknya kamu mulai menata waktu dan segera mengerjakan tugas yang diberikan. Kalau dapat nilai jelek, kamu sendiri yang rugi, kan? 2. Bermain dan Belajar Harus Seimbang Pagi-pagi hendak ke kolam renang Rupanya ada bebek dan elang Bermain membuat hati senang Belajar membuat otak cemerlang Sebagai seorang pelajar, kewajiban utamamu tentu saja adalah belajar, bukan? Maka dari itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh supaya nantinya bisa menjadi orang yang sukses. Namun, rasanya hidupmu akan terlalu membosankan jika hanya belajar saja. Tidak ada salahnya untuk menyelinginya dengan bermain supaya membuat pikiranmu menjadi lebih fresh, entah itu dengan main game atau pergi jalan-jalan. Kalau pikiran sudah segar, tentunya membuat belajar jadi lebih menyenangkan, kan? Maka dari itu, aturlah agar waktu bermain dan belajarmu bisa seimbang. 3. Sopan Santun itu Penting Kakek renta pandai berpantun Berpantun gombal dengan istrinya Berlakulah sopan dan santun Supaya engkau jadi manusia berbudaya Dewasa ini, banyak anak muda yang sudah tidak menggunakan sopan santun jika bertemu atau berbicara orang yang usianya lebih tua. Bahkan, ada juga yang dengan kurang ajarnya memaki orangtua dengan kata-kata kasar. Seolah-olah anak tersebut tidak pernah diajari sopan santun sama sekali dan hal tersebut tentu saja memprihatinkan. Nah, kamu sebaiknya jangan berlaku seperti itu. Jangan mudah terpengaruh tontonan di TV atau video di YouTube yang banyak menggunakan kata kasar dan umpatan. Kalau kamu dimaki dengan kata-kata yang tak pantas pastinya akan merasa marah dan sakit hati, kan? Maka dari itu, kalau ingin dihargai, kamu juga harus menghargai orang lain, tepat seperti yang tertulis dalam contoh pantun nasehat pendidikan dan maknanya ini. 4. Jangan Teledor Ambil kue dengan tangan Naik kuda di atas pelana Gara-gara bangun kesiangan Ke sekolah lupa pakai celana Apakah kamu tertawa saat membaca contoh pantun nasehat dan maknanya yang jenaka di atas? Atau jangan-jangan dulu kamu pernah mengalami hal yang tertulis dalam pantun tersebut? Saat mengingatnya, kamu mungkin akan menjadi malu dan geli sendiri. Meskipun sebenarnya terlihat sederhana, tapi ada banyak pelajaran yang bisa kamu ambil dari pantun di atas. Salah satunya adalah untuk mengatur waktu sebaik mungkin. Misalnya kalau kamu mau bangun agak siang karena ingin tanding game atau hal yang lain, kamu bisa menyiasati dengan menyiapkan perlengkapan sekolahmu terlebih dulu. Jadi, besoknya kamu tidak akan kelabakan atau sampai lupa mengenakan celana ke sekolah. 5. Berjuang untuk Masa Depan Tidur bayi di ayunan Ayunan kecil dari papan Sekolah adalah perjuangan Untuk meraih masa depan Untuk kamu yang sering malas-malasan untuk berangkat sekolah atau kuliah, bisa jadi merasa sedikit bersalah saat membaca contoh puisi nasehat belajar dan maknanya ini. Memang, sekolah bukan tempat satu-satunya untuk menimba ilmu, tapi pendidikan formal tetap perlu ditempuh. Apalagi, jika kamu bercita-cita menjadi seorang dokter atau guru. Teruslah semangat untuk meraih cita-citamu, ya! Terlebih jika keinginanmu tersebut bisa berguna tak hanya untuk dirimu sendiri, tapi juga bisa untuk menolong orang lain. Walaupun mungkin tantangannya akan semakin berat, tapi janganlah mudah putus asa karena akan selalu ada jalan kalau kamu mencarinya. Baca juga Kumpulan Puisi Cinta Romantis untuk Pacar Tersayang yang Memiliki Makna Mendalam Sudah Puas Membaca Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya di Atas? Nah, itu dia beberapa contoh pantun nasehat dan maknanya yang bisa kamu baca di KepoGaul. Bagaimana? Udah nggak penasaran lagi, kan? Semoga, kamu nggak hanya membacanya saja, tapi juga bisa menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Selain contoh pantun nasehat dan maknanya, di KepoGaul kamu juga bisa membaca pantun cinta yang romantis, pantun jenaka, pantun teka-teki, dan masih banyak lagi, lho. Apalagi sambil minum kopi, dijamin tambah seru, deh. Simak terus, ya! PenulisErrisha RestyErrisha Resty, lebih suka dipanggil pakai nama depan daripada nama tengah. Lulusan Universitas Kristen Satya Wacana jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang lebih minat nulis daripada ngajar. Suka nonton drama Korea dan mendengarkan BTSpop 24/7. EditorElsa DewintaElsa Dewinta adalah seorang editor di Praktis Media. Wanita yang memiliki passion di dunia content writing ini merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret jurusan Public Relations. Baginya, menulis bukanlah bakat, seseorang bisa menjadi penulis hebat karena terbiasa dan mau belajar.
Jakarta - Pantun nasehat adalah puisi lama yang berisi himbauan atau anjuran, disampaikan sebagai petuah atau pelajaran hidup yang positif yang berisi pesan atau nasehat moral untuk lebih baik dalam berbagai nilai kebaikan dan budi pekerti di kehidupan sehari-hari. Pengertian pantun nasehat itu dikutip dari buku 40 + 7 Pantun Nasihat untuk Pelajar, Mahasiswa, Santri, Atlet, dan Pemuda oleh Akhmad Nur Wakhid, di bawah ini macam-macam contoh pantun nasehat yang penuh makna dan mendidik. Bisa detikers pakai dalam kehidupan Nasehat Bertema PendidikanBerikut contoh pantun nasehat bertema tentang pendidikan, seperti dikutip dari buku Bahasa Indonesia SMP Kelas VII oleh Dr Idda Ayu Kusrini, MPd; Ultra Lengkap Peribahasa Indonesia oleh Nur Indah Sholikhati dan buku Antropologi Pantun Nasihat dan Jenaka oleh Dra. Hery KusmiatunPetang-petang pergi ke pasarTidak lupa beli serabiMumpung masih bujang banyaklah belajarDi hari tua senanglah hatiBanyak turis berlibur di pantaiBerjemur lama tampak badanBelajarlah agar pandaiKelak akan jadi komandanBerkenduri mendapatkan berkatLauknya ayam rasa pedasMasuk sekolah segera berangkatKelak jadi anak yang cerdas Jalan-jalan ke PrabumulihJangan lupa membeli delimaBelajarlah dengan sungguh-sungguhAgar menjadi insan yang bergunaSaat pekan pergi ke pasarPulang membawa kepelApa pentingnya pintarApabila tidak punya moralBerlari cepat mengejar waktuTerlambat sudah tertinggal keretaPendidikan itu harus nomor satuBagi kemajuan bangsa kitaPergi memancing di kala fajarPulang saat siang menenteng ikanSiapa orang yang rajin belajarPasti ia akan sukses kemudianPantun Nasehat Bertema AgamaBerikut beberapa contoh tentang pantun nasehat bertemakan tentang agama, seperti dikutip dari buku Pengantar Teori Sastra oleh Dr Surastina, MHum; Konsep Dasar Kesusastraan Paling Mutakhir oleh Rian Damarisma; dan buku Membina Kompetensi Berbahasa dan Bersastra Indonesia oleh Tika Hatikah, dkk, di antaranyaDi gunung sana kau suka berliburDi gunung sini kau suka tertawaBila sudah masuk kuburHanya amal yang dibawaKemumu di dalam semakJatuh melayang seleranyaMeski ilmu setinggi tegakTidak sembahyang apa gunanyaOrang bayang pergi mengajiKe cempedak jalan ke pantiMeninggalkan sembahyang jadi beraniSeperti badan takkan matiAsam kandis asam gelugurKetiga asam siriang-riangMenangis mayat di pintu kuburTeringat badan tidak sembahyangBunga mawar bunga melatiKalau dicium harum baunyaBanyak cara sembuhkan hariBaca Quran paham maknanya Pantun Nasehat Bertema KehidupanDikutip dari Buku Pengayaan Bahasa Indonesia SD Apresiasi Sastra oleh Hari Wibowo; 99% Sukses Menghadapi Ulangan Harian SD/MI Kelas 4 oleh Tim Guru Eduka; Arif Cerdas Untuk Sekolah Dasar Kelas 5 oleh Christiana Umi; BPSC Modul Bahasa Indonesia SD/MI Kelas V oleh Agus Sasono; dan Bahasa Indonesia Jilid 1 oleh Agus Trianto, berikut beberapa contoh pantun nasehat bertemakan kehidupan, di antaranyaSurya tenggelam ke baratSenja hati merah cahayanyaJika ingin dapat dunia akhiratIlmu dan amal adalah kuncinyaKalau mau makan sukunJangan lupa makan kedondongKalau mau hidup rukunJangan lupa tolong-menolongMerah muda baju si BibiDi tangan ada bayam seikatMasalah warga datang bertubi-tubiBerkumpullah untuk mufakatSetelah makan menggosok gigiGigi bersih nan putih pulaJanganlah pelit untuk berbagiMembantu sesama bonus pahalaBerbelanja ke Bu SatunahBuka pagi sampai malamJanganlah suka memfitnahFitnah itu amat kejamBuah duku buah kedondongEnak rasanya dimakan bersamaJika engkau suka berbohongSedih hati ayah dan bundaIkan nila dimakan berang-berangKatak hijau melompat ke kiriJika berada di rantau orangBaik-baik membawa diriApa guna berkain batikKalau tidak berbaju kasaApa guna berwajah cantikKalau tidak berbudi bahasaKemuning di tengah balaiBertumbuh terus semakin tinggiBerunding dengan orang tak pandaiBagaikan alu pencukil duriNah, itu dia contoh-contoh dari pantun nasehat. Yuk, coba buat pantun nasehat versi detikers! Simak Video "Adu Pantun Betawi di Palang Pintu" [GambasVideo 20detik] nwk/nwk
Salah satu bentuk karya sastra lama yang disampaikan secara lisan adalah pantun. Apa itu pantun? Seperti apa ciri-ciri pantun? Yuk, belajar bersama mengenai pengertian, jenis-jenis, dan contoh pantun di artikel Bahasa Indonesia kelas 7 ini! — Main di kolam bersama itik Adik kecil malah tersandung Wahai engkau nona cantik Apa yang membuatmu murung? Apakah sebelumnya kamu pernah mendengar atau membaca kutipan yang memiliki rima seperti di atas? Yup, kutipan berima tersebut bernama pantun. Patuntun atau pantun bermula di daerah Minangkabau, Sumatra yang secara harfiah artinya penuntun. Dahulu, pantun disusun menggunakan bahasa Melayu. Hal itu karena kebiasaan masyarakat Melayu yang menyukai kata kiasan untuk berkomunikasi. Akan tetapi, setelah berkembangnya zaman, bahasa pantun pun diadaptasi menjadi bahasa Indonesia dan bahasa daerah lainnya. Pengertian Pantun Pantun memiliki arti dasa teratur, tersusun; karangan yang disusun menggunakan bahasa terikat atau tidak terikat. Jadi, apa sih pantun itu? Pantun adalah salah satu puisi lama yang bertujuan untuk berkomunikasi, menyampaikan perasaan, saran, larangan, nasihat, kasih sayang, ajaran budi pekerti, moral, serta kritik sosial. Baca Juga Mengenal Pantun, Puisi Lama dari Indonesia Ciri-Ciri Pantun Nah, kamu tahu nggak apa yang membedakan pantun dengan karya sastra lainnya? Yup, pantun memiliki karakteristiknya tersendiri. Ciri-ciri pantun Pantun terdiri atas empat baris dalam satu bait, setiap bait memuat dua baris sampiran dan dua baris isi. Baris sampiran pada pantun terdapat pada bait pertama dan kedua, kemudian isi pantun berada pada bait ketiga dan keempat, bersajak a-b-a-b, dan; mengandung 8–12 suku kata per barisnya. Sekarang yuk kita bedah pantun berdasarkan ciri-ciri pantun yang sudah kamu ketahui. Senyummu menandakan penuh tanya Hilangnya bahagia dalam tawamu Selamat bermalam minggu semuanya Semoga rindu menuai temu 1. Pantun terdiri atas empat baris dalam satu bait Dalam karya sastra, baris biasa disebut dengan larik. Dalam satu bait pantun terdapat empat baris. Berikut ini contoh bait dalam pantun Senyummu menandakan penuh tanya baris 1 Hilangnya bahagia dalam tawamu baris 2 Selamat bermalam minggu semuanya baris 3 Semoga rindu menuai temu baris 4 2. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran Sampiran merupakan pengantar yang terdapat pada baris pertama dan baris kedua agar pembaca mau membaca baris ketiga dan keempat. Senyummu menandakan penuh tanya sampiran Hilangnya bahagia dalam tawamu sampiran 3. Baris ketiga dan keempat merupakan isi Bagian isi merupakan tujuan pantun yang mengandung pesan yang ingin disampaikan orang yang berpantun kepada orang lain. Isi pantun memuat berbagai hiburan, pesan moral, didikan, sindiran, dan sebagainya. Nah, isi pantun juga mengandung pesan yang ingin disampaikan orang yang berpantun kepada orang lain. Selamat bermalam minggu semuanya isi pantun Semoga rindu menuai temu isi pantun 4. Bersajak a-b-a-b Pantun memiliki rima akhir atau bersajak a-b-a-b. Rima akhir adalah bunyi yang dihasilkan pada akhir kata setiap baris pantun. Nah, berikut ini contoh pantun dengan rima bersajak a-b-a-b pada contoh pantun di atas Senyummu menandakan penuh tanya Hilangnya bahagia dalam tawamu Selamat bermalam minggu semuanya Semoga rindu menuai temu Pada baris pertama dan ketiga, bunyi yang dihasilkan berakhiran a’ dan nya’. Begitupun pada baris kedua dan keempat, bunyi yang dihasilkan yaitu u’ dan mu’. Nah, itulah yang dimaksud dengan pantun bersajak a-b-a-b. 5. Tiap baris terdiri atas 8–12 suku kata Tiap baris biasanya mengandung setidaknya 8–12 suku kata, yuk kita simak contohnya! Se-nyum-mu me-nan-da-kan pe-nuh ta-nya 11 suku kata Hi-lang-nya ba-ha-gi-a da-lam ta-wa-mu 12 suku kata Se-la-mat ber-ma-lam ming-gu se-mu-a-nya 12 suku kata Se-mo-ga rin-du me-nu-ai te-mu 10 suku kata Langkah dan Contoh Pembuatan Pantun Untuk membuat sebuah pantun, kamu bisa memperhatikan contoh langkah pembuatan pantun jenaka berikut ini. Buat dahulu dua baris isi dengan tiap baris memiliki akhir yang berbeda. Kemudian buat dua baris sampiran yang bersajak dengan isi. Ganti jika jumlah suku kata per baris belum mencapai 8–12 suku kata. Contoh pembuatan pantun per langkah 1. Isi Aduh pantas kau bau sekali / Ternyata belum mandi enam hari 2. Sampiran Pak Azka pergi ke Bali / Melihat bule sedang menari. 3. Jumlah suku kata 8–12. Gimana? Gampang kan? Nah, sekarang giliran kamu. Ayo, buat pantun di kolom komentar! Jenis-Jenis Pantun Jenis-jenis pantun dapat dibedakan sesuai dengan isi atau tujuannya. Apa saja hayoo? Yuk, kita bahas satu-satu! Terdapat 5 macam pantun, di antaranya pantun teka-teki, pantun jenaka atau pantun lucu, pantun agama, pantun nasihat, dan pantun kiasan. 1. Pantun teka-teki Pantun teka-teki ini berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh pendengarnya. 2. Pantun jenaka Pantun jenaka adalah pantun yang memiliki isi lucu atau humor. Pantun jenaka banyak digunakan untuk menghibur orang lain. 3. Pantun agama Pantun agama adalah pantun yang berisi tentang nasehat atau makna penting tentang agama. 4. Pantun nasihat Pantun nasihat adalah pantun yang berisi nasihat atau petuah untuk memberitahu orang lain. 5. Pantun kiasan Pantun kiasan adalah sebuah pantun yang berisikan perumpamaan maupun diibaratkan sesuatu. Baca Juga Mengenal Syair, Ciri-Ciri, dan Beragam Contohnya Yuk, belajar buat pantun! Jangan mau kalah sama Jarjit~~~ Sumber Contoh Pantun Nasihat 1. Ke supermarket beli piring baru Sekalian juga membeli gelas Dengarkanlah nasihat ibu bapak guru Agar menjadi juara kelas 2. Minyak kayu putih dipakai di badan Rasanya akan menjadi hangat Jagalah kebersihan lingkungan Lingkungan bersih membuat kita sehat 3. Hari ini hujan deras sekali Hujannya ditemani petir dan kilat Jika kamu memiliki mimpi Harus belajar dengan giat 4. Minum cincau di siang bolong Rasa cincaunya segar sekali Jangan pernah menjadi orang sombong Agar jauh dari penyakit hati 5. Ibu dan ayah pergi ke pasar Membeli buah dan juga beras Di sekolah rajinlah belajar Agar dewasa jadi orang cerdas 6. Buah anggur buah kiwi Dibawa ke pasar memakai keranjang Perbaiki dulu diri sendiri Jangan mengejek dan menghujat orang 7. Banyak sawah di Desa Jabong Banyak juga kebun di Desa Cimalaka Janganlah kamu suka berbohong Karena dusta membuat celaka 8. Pergi ke kali untuk menangkap ikan Ditangkapnya memakai jala Mari membantu orang yang membutuhkan Supaya kita mendapat pahala 9. Pergi ke Semarang bersama adik Berangkatnya membawa pisang aroma Rajinlah kamu berbuat baik Jangan lupa menolong sesama 10. Pergi ke sawah ada ularnya Main di kali banyak ikannya Kalau bermain janganlah lupa Sholat mengaji tetap dijaga Contoh Pantun Jenaka 11. Anjing bermain di rawa-rawa Kera hutan sedang berpacaran Bagaimana hati tak tertawa Rambut botak sering sisiran 12. Pagi-pagi mancing ikan dapatnya banyak hati pun senang Badan kurus sedikit makan Terkena angin langsung terbang 13. Di kampung ada kali Di sana ada banyak beruk Pakai baju susah sekali Melihat perut semakin gemuk 14. Ada buaya di rawa-rawa Buayanya sedang berenang kalem Pegal pipi ini menahan tawa Melihat kepala kakak terjepit helm 15. Pak Bagas liburan ke Bali Menonton bule sedang menari-nari Pantas saja kamu bau sekali Lupa mandi sampai tujuh hari 16. Berenang jauh para ikan Mereka bebas hatinya senang Badan kurus kurang makan Kalau ditiup goyang-goyang 17. Jalan-jalan ke pinggir empang Nemu katak di pinggir empang Hati siapa tak bimbang Kamu botak minta dikepang 18. Beli sabun di sebuah warung Warung baru milik Fauzan Diam-diam menutup hidung Bau kentut penuhi ruangan 19. Sungguhlah besar hewan badak Jika berjalan terseok-seok Nenek tertawa terbahak-bahak Melihat nenek bermain TikTok 20. Adik Nia memetik tomat Tomat merah dibelah dua Kakek cerita terlalu semangat Gigi palsunya copot semua Baca Juga Cara Membuat Pantun dengan Cepat dan Mudah Contoh Pantun Teka-Teki 21. Kalau tuan bawa panci Pancinya diisi rebung Kalau tuan bijak sekali Apa binatang bertanduk di hidung? Jawabannya Badak 22. Bermain ke rumah teman Pulangnya membawa bedak Lebih lebar kepala dibanding badan Hewan apa itu coba tebak? Jawabannya Ikan pari 23. Hari Senin pergi ke rawa Hari Kamis pergi ke gelanggang Halo kakak yang suka tertawa Raja apa yang kepalanya dipegang? Jawabannya Raja catur 24. Di dapur ayah sedang masak Ternyata masak ikan panggang Kalau adik bisa menebak Ular apa yang ada di pinggang? Jawabannya Ikat pinggang 25. Belanja ke pasar malam Malam-malam malah gerah Waktu kecil bajunya hitam Sudah besar berbaju merah? Jawabannya Cabai merah 26. Pagi-pagi pergi ke pasar yang dekat Di pasar membeli ayam Kalau siang tak bisa melihat Kalau malam matanya tajam? Jawabannya Burung hantu 27. Siang-siang minum kelapa Tak lupa sambil makan pisang keju Punya ekor disimpan di kepala Hewan apakah itu? Jawabannya Gajah 28. Ke sekolah naik sepeda Kayuh kencang di jalanan Bentuk kotak keluar suara Benda apakah gerangan? Jawabannya Radio 29. Main bola sama teman-teman Baru selesai saat malam hari Kalau panas tidak digunakan Kalau hujan dicari-cari Jawabannya Payung 30. Pergi ke kota naik taksi Sambil jalan-jalan keliling kota Punya dua sayap terbuat dari besi Benda apakah namanya? Jawabannya Pesawat Contoh Pantun Kiasan 31. Kayu mahoni dari Balikpapan Dikirim memakai pesawat terbang Jati ditanam penuh harapan Sebentar tumbuh rumput ilalang Makna Harapan seseorang menanam pohon jati agar bermanfaat positif untuk dijadikan sebuah kursi atau meja sebagai kebutuhan sehari-hari, tapi apa daya ada rintangan diumpamakan dengan rumput ilalang yang menghalanginya. 32. Daun lebar ditanam di pekarangan Disiramnya pakai air di gelas Tidak pernah lapuk oleh air hujan Tidak pernah habis terkena panas Makna Jikalau seseorang telah berjasa kepada negaranya, pasti jasanya juga tidak akan terlupakan. 33. Angin berembus lewat perlahan Menerjang rumput dimakan keledai Malu bertanya maka sesat di jalan Bertanya jadi kunci orang pandai Makna Setiap orang hendaklah tidak malu bertanya agar tidak mengalami kesesatan dalam hidupnya. Hal ini juga menjadikan orang tersebut pandai. 34. Sebatang emas dijual di pasar Harga murah dibeli Teti Utang emas masih sanggup dibayar Utang budi selamanya dibawa mati Makna Hal ini mengingatkan bahwa utang budi hendaklah diingat sampai mati. 35. Pergi ke Inggris sampai ke Jerman Banyak sungai dengan sampah Selalu sedia payung sebelum hujan Jangan biarkan diri kesusahan Makna Sebaiknya selalu mempersiapkan segala kebutuhan agar tidak kesusahan di kemudian hari. 36. Pergi berlibur ke Kota Cianjur Pulang malam badan meriang Menangis diri di pintu kubur Teringat hati tidak pernah sembahyang. Makna Mengingatkan manusia untuk selalu beribadah selama hidupnya di dunia agar tidak menyesal saat di akhirat. 37. Naik kereta ke Kediri Jarak jauh sampai ke Pati Bagus sekali bentuknya padi Makin tunduk tanda berisi Makna Manusia harus belajar dari padi yang makin merunduk ketika berisi. Hal ini berkaitan dengan rendah hati diri ketika telah memiliki banyak ilmu. 38. Bunga terang menawan hati, Indah merekah ku pandangi. Gunung tinggi akan ku daki, Biar lautan akan ku sebrangi. Makna Meski api panas ataupun butuh tenaga ekstra untuk mencapai puncak, apabila sudah bertekad dan semangat maka semuanya akan dilalui. 39. Pergi ke pasar membeli beras Membeli cincin berhias permata Mengharap hujan turun deras Hanya gerimis sekejap mata Makna Mengharapkan keuntungan yang besar, tetapi hanya mendapatkan keuntungan yang sangat kecil. 40. Melihat ikan di tepi kolam Pohon pinang jadi tambatan Air beriak tanda tak dalam Air tenang menghanyutkan. Makna Orang yang ilmunya sedikit biasanya banyak bicara. Sedangkan orang yang banyak ilmunya lebih tenang Baca Juga Contoh Puisi Pendek berdasarkan Jenisnya Contoh Pantun Agama 41. Kemumu di dalam semak Jatuh sehelai selarasnya Meski ilmu setinggi tegak Tidak sembahyang apa gunanya 42. Kepak sayap berirama Burung bangau turun ke sawah Tauhid adalah yang utama Sebagai kunci menuju surga 43. Buat patung untuk dijual Patungnya terbuat dari tanah Jika kau ingin beramal Pahamilah makna istiqomah 44. Burung nuri, burung merpati Terbang tinggi jauh melayang Jika ingin terhibur hati Ingatlah Tuhan Maha Penyayang 45. Terang bulan terang cahaya Cahaya memancar ke Tanjung Jati Jikalau hendak hidup bahagia Beribadahlah sebelum mati 46. Percuma punya liontin emas Bila emasnya emas yang palsu Percuma punya otak yang cerdas Bila sembahyang saja tak mau 47. Anak udang di balik batu Jangan ditangkap dengan jala Dirikanlah sembahyang lima waktu Itu dia rukun kedua 48. Selagi langit masih senja Ayo kita segera berangkat Selagi usia masih muda Ayo kita segera tobat 49. Pergi ke Bekasi bikin gerah Nginep seminggu eh malah betah Meskipun lelah jangan menyerah Hidup memang untuk ibadah 50. Makan salad isi kani Makan pempek isi adaan Sungguh indah dunia ini Hidup rukun dalam perbedaan Nah, itu dia pembahasan tentang pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contoh pantun. Sudah cukup jelas atau masih bingung nih? Semoga sudah cukup jelas, ya. Kalau kamu masih mau belajar lebih banyak tentang pantun, yuk tonton video belajar beranimasi dengan latihan soal serta rangkuman di ruangbelajar! Referensi Trianto, Agus. 2007. Pasti Bisa Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs Kelas VII. Erlangga. Widiarko, Iqbal. 2022. 26 Contoh Pantun Agama, Penuh Petuah dan Anjuran Kebaikan [online at] Dewantari, Tiara Syabanira. 2022. Contoh-Contoh Pantun Berdasarkan Jenis beserta Penjelasannya. [online at] Yuda, Alfi. 2022. 20 Contoh Pantun Jenaka yang Lucu dan Menghibur. [online at] Ahmad. ND. 80+ Kumpulan Contoh Pantun Nasehat Terbaik dan Maknanya. [online at] Sumber Gambar Gambar Contoh Pantun Jarjit’ [Daring]. Tautan Diakses pada 25 Januari 2023
pantun nasehat bahasa karo dan artinya